GUYONAN PANAKAWAN

BOJO GEMATI

 

punakawan_by_wiyono-d4ajsi0

Sawijining dina Bagong lagi mlaku-mlaku liwat ngarep omahe Petruk. Saka kadohan ketok petruk lagi turon ana lincak karo dipejeti bojone. Weruh kahanan koyo mengkono banget trenuh atine Bagong karo gemremeng ing batin.

Bagong                 : Bejo tenan Petruk kae leyeh-leyeh karo dipijeti bojone, mendah

senenge atiku yen   bojoku yo biso mengkono.

Petruk                  : He Gong! Mlaku dlujur wae ra sopo aruh uwong. Arep menyang ngendi

awakmu? (    Petruk menyat soko lincak ngaruhke Bagong).

Bagong                 : ( Bagong kaget dibengoki Petruk amarga lagi ngalamun)

Anu kang … aku   arep golek  kopi susu neng wedangan kulon kono.

Petruk                  : Apa sing nyusoni bojomu kurang, kok ijik golek neng wedangan?

Bagong                 : Ndasmu! Kuwi… ora ngono kok nglarasmen kono karo dipijeti bojomu.

Bar mbok  wenehi apa?

Petruk                  : Wah… kuwi rahasia…

Bagong                 : Wong Edan!

Petruk                  : Ya aran bojo sing gemati ya mengkono kuwi. Kakunge bali soko

nyambut gawe, kesel banjur dipijeti.

Bagong                 : Wah bejo tenan lho kang kowe kuwi.

Petru                     : Aku kok …. Padhakke mereka-mereka …

Bagong                 : Kemakimu! Tak baling boto sisan lagi kroso …

Petruk                  : Eit! ….. tak tamplek no …

Sourc Image @ http://watisuin.blogspot.co.id/2012/09/

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Sebuah Destinasi Wisata yang Terlupakan

Sebuah destinasi wisata di kota Solo yang beberapa dekade lalu merupakan obyek wisata vaforit bagi masyarakat Solo khususnya dan di seluruh tanah air umumnya kini merana. Kisruh  berkepanjangan membawa dampak yang sangat parah bagi performa obyek wisata itu. silahkan mengernyitkan dahi untuk menebak obyek wisata yang saya maksud itu. Nah ketemu kan? :} Yah itulah Taman Sriwedari.

Coba bandingkan foto salah satu sudut taman Sriwedari pada dekade lalu dengan gambar yang saya ambil kemaren siang kemudian beri penilaian masing-masing yach! Siap….

Sourch image https://www.klikhotel.com/

Dari sedikit ekspose di atas maka saya menyarankan bagi pemudik yang ingiun bernostalgia di Taman Sriwedari saya sarankan untuk diurungkan saja karena nostalgia anda akan terkontaminasi dengan keadaan tersebut. Lebih baik berkunjung ke obyek yang lain di Solo banyak alternatif untuk dikunjungi antara lain, Taman Balekambang, Pasar Ngarso Puro, Pasar Klewer, Kraton Kasunanan, Pura Mangkunegaran. Dll silakan berburu di Mbah Google tentu lebih lengkap. Sekian laporan, selamat berlibur Gan! 🙂

 

Menjadi Diri Sendiri

Hidup adalah karunia Tuhan

Adanya kehidupan diawali dengan tangisan

Tangis kejujuran dan kepolosan

mengawali titik pejiarahan menuju jalan kembali ke Sang Pencipta

namun perjalanan kadang berliku , berbatu-batu kadang juga mulus tanpa halang rintang

hidup memang penuh perjuangan

berjuang untuk mennemukan jati diri

hidup juga berarti siap berkorban

karena hidup tidak sendiri

berkorban demi menegakkan kebenaran

membela yang lemah, kecil dan tersingkir

hidup memang tidak mudah

tetapi hidup juga jangan dibuat sulit

nikmati apa yang kau punya

karena sebenarnya engkau adalah pribadi yang istimewa

tiada duanya

kau akan bahagia ketika engkau menjadi dirimu sendiri

Kresna

Kresna

Kresna ialah salah satu tokoh dalam cerita Mahabarata. Di waktu muda namanya Narayana. Di pedalangan Kresna terkenal akan kepiawaiannya dalam berdiplomasi. Kresna terpilih sebagai salah satu dari sepuluh titisan Dewa Wisnu. Raja di kerajaan Dwarawati ini merupakan keturunan dari wangsa Yadhu putra Basudewa raja Mandura dari salah istrinya yaitu Dewaki. Ia putra ke dua bersaudara sekandung dengan kakaknya Raden Kakrasana atau Prabu Baladewa namanya setelah menduduki tahta kerajaan Mandura dan adik perempuannya Dewi Wara Sembadra. Kresna menduduki tahta kerajaan Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Yudakalakresna raja Dwarawati.

karya lama

Di dalam kisah Bharatayuda Kresna menjadi duta Pandawa ke Kurawa dalam lakon pedalangan Kresna Duta sedangkan ketika Arjuna mengalami keragu-raguan ketika akan berangkat ke medan perang melawan saudaranya sendiri yaitu Adipari Karna, Kresna memberi wejangan yang terkenal yaitu “Hasta Brata” untuk membangkitkan lagi semangat bertempur Arjuna.

Prabu Kresna sebagai titisan Bethara Wisnu Dewa lambang Kebahagiaan dan keadilan maka tidak mengherankan jika di masa hidupnya ia penuh dengan kebijaksanaan, pintar, sakti, dan ketika murka dapat bertiwikrama/berubah menjadi raseksa sebesar bukit.

EVERYTHING I DO I DO IT FOR YOU

Entah mengapa secara tiba-tiba tergelitik hati saya untuk menuliskan judul lagu Bryan Adams yang sempat menduduki tangga teratas lagu pop dunia beberapa dekade yang lalu. Maka saya search di mbah google terjemahan lagu tersebut inilah terjemahan dari syair lagu tersebut.

Bryan Adams

Everything I do I do it for you

Look into my eyes – you will see
Tataplah mataku – kau kan melihat
What you mean to me
Arti dirimu bagiku
Search your heart – search your soul
Carilah di hatimu – carilah di jiwamu
And when you find me there you’ll search no more
Dan saat kau temukan aku di situ kau tak perlu lagi mencari

Don’t tell me it’s not worth tryin’ for
Jangan katakan itu tak layak dicoba
You can’t tell me it’s not worth dyin’ for
Jangan katakan itu tak layak diperjuangkan sampai mati
You know it’s true
Kau tahu benar adanya
Everything I do – I do it for you
Segala yang kulakukan – kulakukan untukmu

Look into my heart – you will find
Lihatlah hatiku – kau kan temukan
There’s nothin’ there to hide
Tak ada yang tersembunyi
Take me as I am – take my life
Terima aku apa adanya – terima hidupku
I would give it all – I would sacrifice
Kan kuberikan semua – aku kan berkorban

Don’t tell me it’s not worth fightin’ for
Jangan katakan itu tak layak diperjuangkan
I can’t help it – there’s nothin’ I want more
Aku tak bisa menahannya – tak ada lagi yang kumau
Ya know it’s true
Kau tahu benar adanya
Everything I do – I do it for you
Segala yang kulakukan – kulakukan untukmu

TEMBANG PANGKUR

Tembang Pangkur merupakan salah satu dari sebelas tmbang macapat. Tembang Pangkur mempunyai karakter yang menunjukkan sikap semangat (sereng).  Dengan struktur Guru Gatra : 7 gatra, Guru Wilangan : 8,11, 8, 7, 12, 8,8, Guru Lagu/dongding : a, i, u, a, u, a, i. adapun salah satu contoh tembang Pangkur seperti di bawah ini

Foto0424

Tembang Pangkur

3              5              5              5        5                   5              3              3

Ming – kar     ming –     kur – ing                   ang         ka –         ra

3              5              5              5 6          1              1              1              1              1              1              1

A –          ka  –        ra            na           ka –         re –         nan –      mar –     di –          si –          wi

5              6              1              1              1              1              123         1

Si –          na           wung     res –       mi –        ning       ki –          dung

1              6              5              5              5              5              4 5

Si –          nu –        ba           si –          nu –        ker –       ta

3              5              5              5 6          2              2              2              2              2              323         5              6

Mrih      ker –       tar  –       ta            pa –        kar –       ti –           ning       ngel –     mu         lu –          hung

2              3              3              3              3              3              3              3

Kang      tu – mrap            neng –   ta            nah        Ja –         wa

1              2              3              1              2              3              3              2 1

A –           ga –        ma             a –           ge –         ming           a –           ji

Terjemahan bebas untuk syair tembang Pangkur di atas sebagai berikut :

Baik buruknya karakter anak disebabkan oleh karena bagaimana cara kita dalam mendidik anak

Mendidik anak akan lebih berpengaruh jika dilandasi dengan nilai –nilai luhur dan norma-norma agama

sebagai sarana agar ajaran tersebut lebih meresap dan dijiwai oleh anak, ajaran dapat dikemas dalam bentuk tembang-tembang yang beraneka macam.

Demikian sobat Netter dan sobat blogger semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat sebagai tambahan wawasan kita.

Art Sourche @ http://www.lensaindonesia.com/

Hujan Pertama di Awal Musim Hujan Mengguyur Kota Solo

Hujan Pertama di Kota Solo

Hujan perdana telah mengguyur kota Solo pada sore menjelang petang hari ini. Hujan yang lumayan derasnya itu menjadikan udara agak berkurang panasnya. Kekhawatiran sebagian warga yang menanggapi rumor bahwa hujan baru akan turun beberapa bulan lagi terjawab sudah. foto dibawah ini saya abadikan ketika hujan rintik baru turun. Selamat menikmati tidur lelap dengan sejuknya udara malam ini.

12062990_1631843793743328_124871652_n

Narasoma Sebagai Gambaran Sifat Manusia Yang Sombong

Padamara88's Blog

Narasoma menduduki tahta kerajaan Mandaraka bergelar Prabu Salya. Prabu Salya masih mempunyai hubungan pertalian keluarga dengan Pandhawa. Kedekatannya dengan Pandawa karena suatu peristiwa sayembara yang diadakan untuk memperebutkan puteri raja negeri Mandura, ialah Dewi Kunti. Seperti dikisahkan sebelumnya, ketika diusir ayahnya narasoma pergi mengembara. Dewi Madrim, adik Narasoma sangat menyayangi kakaknya, dan belum habis kerinduannya terpaksa harus berpisah lagi maka menyusullah Madrim mengikuti kepergian Narasoma. Perjalanan Narasoma hingga sampai negeri Mandura yang saat itu sedang diadakan sayembara perang tanding memperebutkan Dewi Kunti. Sekaligus untuk menjajal ajian Candrabirawanya Narasoma mendaftar sayembara dan berhasil memenangi event itu. Pandhu yang saat itu juga datang berniat untuk mengikuti sayembara, ternyata sudah terlambat dan akan kembali pulang. Lagi-lagi Narasoma menampakkan keangkuhan dan kesombongannya. Ia menghentikan niat Pandu yang akan pulang dan menantangnya perang tanding. Tidak tanggung-tanggung sebagai taruhannya adalah Dewi Kunti dan adiknya Dewi Madrim. Semula Pandu tidak mau menanggapi tetapi karena Narasoma terus memaksa…

Lihat pos aslinya 155 kata lagi