Masa Purna Tugas

Pagi itu Pak Penjaga sekolah mendadak memasuki kelasku saat aku sedang mengajar. Dengan tergopoh-gopoh beliau mengulurkan tangannya menyalamiku.

“ Saya mohon pamit ya PakBambang … “, ucapnya.

“ O..,ya Pak … selamat menikmati masa pensiun ya, wah sudah merdeka nih …, “, balasku

Setelah berbasa-basi sebentar, kemudian Pak Penjaga meninggalkan ruang kelasku untuk berpamitan kepada guru-guru yang lain.

Tiba-tiba ada salah satu siswa nyeletuk bertanya,

“ Pak Sawal …, mau kemana to pak? “

“ Memang kenapa Tegar, kok kamu jadi sendu begitu?” , tanyaku karena mendengar nada pertanyaan anak itu yang terbata-bata.

“ Iya Pak, Tegar mau nangis tuh …”, timpal temannya yang lain, memancing tawa seisi kelas.

Sejenak aku merasa perlu menjelaskan hal yang menjadi perhatian anak-anak tentang peristiwa yang baru saja dilihat dan dialaminya yaitu tentang masa pensiun penjaga sekolahnya.

Bahwa Pak Sawal penjaga sekolah itu telah menjadi penjaga sekolah di sini sejak anak-anak belum lahir, bahkan mungkin ada yang orang tuanya pernah mengalami sekolah di sini dengan penjaga sekolahnya Pak Sawal. Jasanya sungguh besar untuk kita semua,  Pak sawal pagi-pagi benar harus bangun untuk menyiapkan sarana dan prasarana sekolah yang akan digunakan guru dan murid melaksanakan kegiatan belajar mengajar, membersihkan halaman dan lingkungan sekolah, menyiapkan sound sistem untuk upacara tiap Senin, dan SKJ tiap hari Jumat. Dan cerita yang lain hingga anak-anak terpaku mendengarkan.

Hari itu murid-murid ku telah memetik suatu hikmat tentang menghargai orang yang pernah berjasa, meskipun ia bukan orang berpangkat dan dulu sering mendapat sebutan  yang kurang mengenakkan antara lain, Pak Bon, Pesuruh, dan sebagainya.

Selamat menikmati masa purna tugas Pak Sawal, semoga hari-hari indah senantiasa menemani penjenengan sekeluarga. Amin .

Perihal padamara88
Berusaha hidup dengan mensyukuri semua karunia Nya

3 Responses to Masa Purna Tugas

  1. Lombok mengatakan:

    Jadi terharu bacanya …

  2. marsudiyanto mengatakan:

    Meski yang dilakukan beda2, tapi setiap warga sekolah punya peran masing2 dan semuanya penting. Yg nggak begitu penting malah keberadaan kepala sekolah😀

  3. sawali tuhusetya mengatakan:

    wah, namanya mirip dengan saya, pak, hehe …. semoga pak sawal bisa menikmati purna tugasnya dengan aktivitas yang jauh lebih bermanfaat buat keluarga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: