KAWIN MUDA BISA MENGUNDANG KEJAHATAN

Perkawinan terlalu muda tidak layak dianjurkan, alasannya, dunia perkawinan adalah suatu legalitas yang tidak boleh begitu saja diremehkan. Secara mental, rohani, dan jasmani, anak-anak di usia muda masih belum mempunyai kematangan dalam berumah tangga.

Anak-anak usia muda atau remaja, memasuki jenjang perkawinan tanpa cinta yang matang, belum bisa dikatakan memiliki luhurnya cinta sejati. Ada kecenderungan pada mereka menuruti kemauan hawa nafsu pada masa pancaroba.

Mudahnya remaja memasuki dunia perkawinan pada masa-masa awal mungkin sekali diakibatkan karena hubungan atau pergaulan yang terlalu bebas. Kebebasan yang disalah gunakan ini mendorong mereka memasuki dunia yang belum mereka kenal sama sekali dengan mengandalkan emosi semata. “Cinta” bagi mereka menjadi senjata andalan, padahal cinta sejati bukanlah hanya berbekal pandangan pertama. Memanjakan rasa ingin tahu yang belum waktunya, membawa mereka ke lembah kelam yang belum patut dimasuki dan dipertanggungjawabkannya.

Perkawinan yang “terpaksa” atau karena “salah langkah” sering membawa dampak negatif. Persiapan mental maupun jasmani belum ada sama sekali ketika mereka melahirkan anak-anak sebelum waktunya. Akibatnya terjadi perceraian yang melibatkan masalah keluarga dan masalah sosial yang pelik.

Dalam setiap pernikahan selalu melibatkan kedua pihak orang tua mempelai. Pendapat dan pandangan orang tua sangat diperlukan sebelum melangkah ke mahligai rumah tangga. Dampak suatu perkawinan mempengaruhi ke dua belah pihak. Ada sebuah ungkapan “ Tangis anak adalah duka Ibu”. Artinya perhatian ibu terhadap tidak berhenti setelah anak-anaknya membentuk rumah tangganya sendiri tetapi berlanjut hingga beranak- pinak dan bercucu-cicit.

Kejahatan yang tersebut di atas adalah terjadinya perceraian. Dua sejoli yang melangsungkan pernikahan tanpa dilandasi pondasi yang kokoh, diakhiri secara kilat dalam sejarah kehidupannya, bila perceraian terjadi. Peristiwa yang menyedihkan ini ditanggung oleh  keluarga selamanya.

Bukan maksud tulisan ini menggurui atau berorasi tanpa isi, namun barangkali ada manfaatnya bagi-bagi sesama blogger tidak ada jeleknya khan? Nah begitulah terima kasih atas kritik dan sarannya. Tanks.

Perihal padamara88
Berusaha hidup dengan mensyukuri semua karunia Nya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: