Nostalgia : Pelepas dahaga khas Solo tempo doloe

Waktu itu ketika alat transportasi belum sepadat seperti saat ini. Ketika masih banyak orang travelling dengan jalan kaki, ditepi-tepi jalan kota Solo kadang ditemui orang menjual minuman pelepas dahaga bagi para pejalan kaki. Mungkin waktu itu es masih merupakan barang mewah dan langka sehingga hanya dikonsumsi oleh kalangan tertentu saja. Minuman sederhana itu seperti air sirop berwarna merah tetapi bukan diberi sirop melainkan dibuat dari air putih yang diberi teres (pewarna minuman) dan sedikit gula. Minuman itu dinamai Cao  entah dari bahasa apa tetapi lumayan segar buat pelepas dahaga. Cara menjajakan minuman itu dengan gelas yang sudah diberi tutup dan dijajar di atas meja sehingga bagi pembeli tinggal angkat gelas dan minum saja, tidak usah menunggu pelayanan dari penjualnya. Ada lagi sejenis minuman yang terbuat dari degan (kelapa muda) direbus dengan air dan gula merah dan dibumbui sedikit kayu manis, namanya Rujak Degan. Cara menjajakan juga sama dengan cao di atas. Minuman itu niscaya tidak menimbulkan gangguan kesehatan karena terbuat dari bahan alami dan tanpa zat pengawet atau zat aditif lainnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s